#agama
13 articles tagged with #agama.
Sejarah Tuhan dan Agama — Dari Animisme Prasejarah hingga Era Digital Riwayat lengkap konsep Tuhan dan agama dari 100.000 tahun lalu hingga era digital: animisme, politeisme, monoteisme, Zoroaster, Akhenaten, Veda, Buddha, Konfusius, Yeshua, Muhammad, Luther, dan seterusnya. Abad Axial Periode revolusioner 800-200 SM di mana filsafat, monoteisme, dan etika universal muncul hampir bersamaan di Yunani, India, Tiongkok, Persia, dan Israel. Animisme Kepercayaan bahwa benda, hewan, tumbuhan, dan fenomena alam memiliki jiwa atau roh—diusulkan sebagai bentuk agama tertua oleh E.B. Tylor (1871). Ateisme Penolakan terhadap keberadaan dewa atau tuhan—dari Yunani Kuno (Protagoras, Demokrit) hingga New Atheism (Dawkins, Hitchens) modern. Agnostisisme Posisi bahwa kebenaran tentang Tuhan tidak dapat diketahui manusia—istilah dari Thomas Huxley (1869). Tidak sama dengan ateisme. Deisme Kepercayaan bahwa Tuhan ada sebagai pencipta alam semesta, tetapi tidak intervensi. Populer di Pencerahan Eropa (17-18 M). Monoteisme Kepercayaan kepada satu Tuhan—muncul pada Abad Axial sebagai revolusi dari politeisme. Akhenaten, Zoroaster, Abraham, dll. Panteisme Kepercayaan bahwa Tuhan dan alam adalah satu—Tuhan adalah segalanya dan segalanya adalah Tuhan. Spinoza, Hindu Advaita, dll. Politeisme Kepercayaan kepada banyak dewa—bentuk agama dominan dari Revolusi Neolitikum (±10.000 SM) hingga Abad Axial (800-200 SM). Sekulerisme Pemisahan agama dan negara serta pengurangan peran agama di ruang publik—turunan Pencerahan Eropa dan modernisasi Barat. Shamanisme Praktik spiritual yang melibatkan komunike dengan roh melalui individu khusus (syaman)—ditemukan di setiap benua sejak Paleolitikum. Sinkretisme Pencampuran elemen dari berbagai agama menjadi sistem baru—Candomblé, Vodou, Santería, dll. Bentuk umum perjumpaan agama. Teologi Alam Pengetahuan tentang Tuhan melalui pengamatan alam dan rasio (bukan wahyu)—Aquinas, Paley, Craig, dan argumen kosmologis, teleologis, dll.