Agnostisisme

Posisi bahwa kebenaran tentang Tuhan tidak dapat diketahui manusia—istilah dari Thomas Huxley (1869). Tidak sama dengan ateisme.

Print

Agnostisisme adalah posisi bahwa kebenaran tentang Tuhan tidak dapat diketahui — baik ada maupun tidak ada Tuhan, kita tidak bisa membuktikannya. Istilah diciptakan oleh Thomas Henry Huxley (1869) dari bahasa Yunani a (tanpa) + gnosis (pengetahuan), sebagai posisi antara teisme dan ateisme.

Bentuk

  • Agnostisisme kuat (strong/positive) — kita TIDAK BISA tahu apakah Tuhan ada
  • Agnostisisme lemah (weak/negative) — kita TIDAK TAHU apakah Tuhan ada (saat ini)
  • Agnostik teis — ada Tuhan tapi tidak dapat diketahui manusia
  • Agnostik ateis — tidak ada Tuhan tapi tidak dapat dibuktikan
  • Apateisme — tidak peduli apakah Tuhan ada
  • Ignostisisme — tidak tahu apa konsep “Tuhan” itu

Tokoh & Aliran

  • Thomas Huxley (1869) — pencipta istilah
  • Bertrand Russell (1872-1970) — agnostik terkenal
  • David Hume (1711-1776) — skeptis
  • Immanuel Kant — batas akal, “Dewa sebagai postulat”
  • Socrates — “Satu-satunya yang aku tahu adalah aku tidak tahu apa-apa”
  • Ajahn Chah — agnostik Buddhis, tergantung

Argumen

  • Bukti Tuhan tidak ada — design, cosmological, dll., tidak konklusif
  • Bukti Tuhan ada — pengalaman, mukjizat, tidak cukup
  • Prinsip kehati-hatian — klaim mutlak tanpa bukti = dogmatisme
  • Batas akal — ada hal di luar jangkauan rasio
  • Tuhan definisa priori definisi tidak bisa diverifikasi

Beda dengan Ateisme

AspekAteismeAgnostisisme
TuhanTidak adaTidak diketahui
BuktiTidak perlu buktiBukti tidak cukup
KlaimPositifNegatif/skeptis
Dogma”Tidak ada""Tidak tahu”
AktivismeNew AtheismNetral

Demografi

  • 9% populasi dunia agnostik (Pew 2020)
  • Tertinggi: Eropa Barat, Australia, Selandia Baru
  • Berkembang — dengan meningkatnya sains dan sekulerisme

Kritik

  • “Bisa diketahui” — filsuf teistik klaim bisa
  • “Sama seperti ateisme praktis” — hidup seolah tidak ada Tuhan
  • “Menghindari komitmen” — coward’s position
  • “Knowledge = belief + evidence” — definisi berbeda

Modern

  • Brights Movement — sebagian atheis, sebagian agnostik
  • Agnostik religius — Buddhis, Quaker liberal
  • Agnostik Ateisme — Dawkins: “Agnostik soal ateisme”

Lihat Juga

Referensi

  • Huxley, Thomas H. 1869. Agnosticism and Christianity.
  • Russell, Bertrand. 1927. Why I Am Not a Christian.
  • Kenny, Anthony. 1992. What is Faith? Essays in the Philosophy of Religion. Oxford.
  • McGrew, Timothy, and Lydia McGrew. 1996. “The Foundations of Knowledge.” Philosophical Quarterly.

Type at least 2 characters to search.

Press to navigate, to open, esc to close.