#pendidikan-tinggi
9 articles tagged with #pendidikan-tinggi.
Pendidikan Tinggi di Indonesia Analisis komprehensif sistem pendidikan tinggi Indonesia 2025: sejarah, struktur PTN-PTS, kualitas dosen, riset, seleksi masuk (SNBP/UTBK/UKT), MBKM/Kampus Berdampak, pemeringkatan dunia, dan rekomendasi reformasi. Kampus Berdampak Program Kemendiktisaintek 2025 yang mewajibkan PTN/PTS berdampak langsung pada masyarakat, industri, dan kebijakan publik—bukan hanya publikasi. SNBP Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi—jalur masuk PTN melalui rapor dan prestasi, tanpa tes, pengganti SNMPTN. LPDP Lembaga Pengelola Dana Pendidikan—badan di bawah Kemendiktisaintek yang mengelola dana abadi pendidikan untuk beasiswa dan riset. Diktisaintek Berdampak Reformasi pendidikan tinggi Indonesia yang dicanangkan Menteri Brian Yuliarto pada 2 Mei 2025 — menggantikan program MBKM dengan pendekatan Kampus Berdampak yang menekankan kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap masyarakat. MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Program unggulan Kemendikbudristek 2020-2024 di bawah Nadiem Makarim — memberikan hak belajar 3 semester di luar program studi. 760.000+ mahasiswa per tahun, 6 program utama. UTBK-SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes — jalur masuk PTN kedua di Indonesia. Tahun 2025 tercatat 900.000+ pendaftar, 600.000+ gagal, dan tidak ada passing grade. UKT (Uang Kuliah Tunggal) Sistem pembayaran kuliah tunggal yang berlaku di perguruan tinggi negeri Indonesia — menjadi polemik nasional tahun 2025 karena banyak mahasiswa dipukul kelompok tinggi tanpa verifikasi. KIP Kuliah Kartu Indonesia Pintar Kuliah — program beasiswa dari Kemendiktisaintek untuk mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Tahun 2025 menembus 1.053.851 penerima, lebih dari target 1.040.192.