SNBP

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi—jalur masuk PTN melalui rapor dan prestasi, tanpa tes, pengganti SNMPTN.

Print

SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) adalah salah satu jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang berdasarkan rapor dan prestasi, bukan tes. Diperkenalkan pada 2023 sebagai transformasi dari SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk PTN) yang sudah berjalan sejak 2009. Dilaksanakan oleh SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru).

Sejarah

EraNamaSeleksi
1975-2001Sipenmaru (Saringan Masuk PTN)Tes tertulis
2002-2008SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru)Tes
2009-2012SNMPTN UndanganRapor
2013-2018SNMPTN GabunganRapor + tes + prestasi
2019-2022SNMPTNRapor + prestasi
2023-sekarangSNBPRapor + prestasi

Prinsip

  • Seleksi rapor — 5 semester nilai rapor (kelas 10-11)
  • Sekolah punya hak rekomendasi — sekolah memilih siswa terbaiknya
  • Sekolah punya pagu — jumlah siswa yang boleh direkomendasikan
  • Nasional terpusat — kuota nasional, bukan per PTN
  • Tanpa tes tertulis — berbeda dengan UTBK-SNBT
  • Sekolah difasilitasi untuk meng-upload data rapor ke portal

Jadwal (2024)

TahapTanggal
Pengisian data sekolah8 Januari-10 Februari 2024
Pengisian PDSS (Pangkalan Data Sekolah)selesai 10 Februari 2024
Pendaftaran siswa14-18 Februari 2024
Pengumuman26 Maret 2024
Masa sanggah26-28 Maret 2024
Daftar ulangsampai April 2024

Komponen Penilaian

1. Portofolio Akademik (50%)

  • Rapor semester 1-5 untuk semua mata pelajaran
  • Dikonversi ke nilai rerata
  • Bobot besar untuk matematika, bahasa, sains

2. Prestasi & Portofolio Non-Akademik (50%)

  • Prestasi lomba (akademik/non-akademik) tingkat kabupaten/nasional/internasional
  • Sertifikasi (bahasa, IT, dll.)
  • Pengalaman organisasi (OSIS, pramuka, dll.)
  • Karya/produk (aplikasi, riset, seni)
  • Jurnalisme/surat kabar
  • Pertukaran pelajar

Kuota

  • Minimum 20% kuota PTN untuk SNBP (kebijakan Nadiem)
  • Sebelumnya SNMPTN hanya 10-15%
  • Sisanya 40% untuk SNBT (UTBK), 40% untuk jalur mandiri

Keunggulan

  1. Tanpa tes — siswa tidak perlu stres UTBK
  2. Menghargai konsistensi — bukan hanya one-shot test
  3. Akses lebih luas — tidak tergantung ke sekolah favorit bimbel
  4. Insentif rapor baik — siswa termotivasi sejak kelas 10
  5. Mengakui non-akademik — portofolio lengkap, bukan hanya nilai

Kelemahan

  1. Beban admin sekolah — harus input ribuan data siswa ke PDSS
  2. Kesenjangan sekolah favorit vs pinggiran — sekolah top kota besar punya pagu lebih banyak
  3. Konspirasi rapor — di beberapa daerah, sekolah “membantu” menaikkan rapor
  4. Verifikasi sulit — keaslian portofolio lomba tidak selalu dicek
  5. Memihak yang “terbantu akses”-nya — siswa kaya punya lebih banyak sertifikat

Regulasi

  • Permendikbud 48/2022 — SNBP sebagai pengganti SNMPTN
  • Permendiktisaintek 39/2025 — penyesuaian ke sistem baru (lihat Permendiktisaintek 39/2025)
  • Panduan SNPMB — di-update setiap tahun

Strategi Memenangkan SNBP

  1. Konsisten nilai rapor tinggi dari kelas 10
  2. Kumpulkan prestasi lomba (bahkan tingkat kabupaten)
  3. Manfaatkan slot portofolio dengan maksimal
  4. Pilih prodi yang tepat — lihat passing grade historis
  5. Riset PTN target — ketahui apa yang mereka cari
  6. Jangan lupakan jalur lain — SNBT tetap penting

Lihat Juga

Referensi

  • SNPMB. 2024. Panduan SNBP 2024. Jakarta: Kemendikbudristek.
  • SNPMB. 2024. Pedoman PDSS 2024. Jakarta.
  • Kompas. 2024. “Jalur SNBP 2024: Kuota 20 Persen, Peluang Masuk PTN.” 8 Januari.
  • CNN Indonesia. 2024. “Inilah Syarat dan Jadwal Pendaftaran SNBP 2024.” 14 Februari.

Type at least 2 characters to search.

Press to navigate, to open, esc to close.