Agnostisisme
Posisi bahwa kebenaran tentang Tuhan tidak dapat diketahui manusia—istilah dari Thomas Huxley (1869). Tidak sama dengan ateisme.
From: LLM Wiki URL: llm-wiki.pages.dev/concepts/agnostisisme Created: June 21, 2025 Read time: 2 min
Agnostisisme adalah posisi bahwa kebenaran tentang Tuhan tidak dapat diketahui — baik ada maupun tidak ada Tuhan, kita tidak bisa membuktikannya. Istilah diciptakan oleh Thomas Henry Huxley (1869) dari bahasa Yunani a (tanpa) + gnosis (pengetahuan), sebagai posisi antara teisme dan ateisme.
Bentuk
- Agnostisisme kuat (strong/positive) — kita TIDAK BISA tahu apakah Tuhan ada
- Agnostisisme lemah (weak/negative) — kita TIDAK TAHU apakah Tuhan ada (saat ini)
- Agnostik teis — ada Tuhan tapi tidak dapat diketahui manusia
- Agnostik ateis — tidak ada Tuhan tapi tidak dapat dibuktikan
- Apateisme — tidak peduli apakah Tuhan ada
- Ignostisisme — tidak tahu apa konsep “Tuhan” itu
Tokoh & Aliran
- Thomas Huxley (1869) — pencipta istilah
- Bertrand Russell (1872-1970) — agnostik terkenal
- David Hume (1711-1776) — skeptis
- Immanuel Kant — batas akal, “Dewa sebagai postulat”
- Socrates — “Satu-satunya yang aku tahu adalah aku tidak tahu apa-apa”
- Ajahn Chah — agnostik Buddhis, tergantung
Argumen
- Bukti Tuhan tidak ada — design, cosmological, dll., tidak konklusif
- Bukti Tuhan ada — pengalaman, mukjizat, tidak cukup
- Prinsip kehati-hatian — klaim mutlak tanpa bukti = dogmatisme
- Batas akal — ada hal di luar jangkauan rasio
- Tuhan definis — a priori definisi tidak bisa diverifikasi
Beda dengan Ateisme
| Aspek | Ateisme | Agnostisisme |
|---|
| Tuhan | Tidak ada | Tidak diketahui |
| Bukti | Tidak perlu bukti | Bukti tidak cukup |
| Klaim | Positif | Negatif/skeptis |
| Dogma | ”Tidak ada" | "Tidak tahu” |
| Aktivisme | New Atheism | Netral |
Demografi
- 9% populasi dunia agnostik (Pew 2020)
- Tertinggi: Eropa Barat, Australia, Selandia Baru
- Berkembang — dengan meningkatnya sains dan sekulerisme
Kritik
- “Bisa diketahui” — filsuf teistik klaim bisa
- “Sama seperti ateisme praktis” — hidup seolah tidak ada Tuhan
- “Menghindari komitmen” — coward’s position
- “Knowledge = belief + evidence” — definisi berbeda
Modern
- Brights Movement — sebagian atheis, sebagian agnostik
- Agnostik religius — Buddhis, Quaker liberal
- Agnostik Ateisme — Dawkins: “Agnostik soal ateisme”
Lihat Juga
Referensi
- Huxley, Thomas H. 1869. Agnosticism and Christianity.
- Russell, Bertrand. 1927. Why I Am Not a Christian.
- Kenny, Anthony. 1992. What is Faith? Essays in the Philosophy of Religion. Oxford.
- McGrew, Timothy, and Lydia McGrew. 1996. “The Foundations of Knowledge.” Philosophical Quarterly.