Zoroaster (bahasa Persia Kuno: Zarathuštra; Yunani: Zoroastrēs; Persia modern: Zartosht) adalah nabi pendiri Zoroastrianisme, agama monoteistik tertua yang masih ada hingga kini. Ia mengajarkan dualisme kosmik (Ahura Mazda vs Angra Mainyu), eskatologi (Saoshyant, kebangkitan, kiamat), dan etika tri-asas (pikiran baik, ucapan baik, perbuatan baik).
Waktu Hidup — Kontroversi
Terdapat dua tesis utama yang sangat berbeda:
- Tesis tradisional (abad pertengahan Persia): hidup ±1500-1200 SM
- Tesis kritis (Mary Boyce, dll.): hidup ±1500-1000 SM
- Tesis modern (oleh sebagian sarjana): hidup ±630-553 SM (kontemporer dengan Buddha, Konfusius)
Kehidupan
- Tempat lahir: dikontroversial — tradisional: Azerbaijan atau Persia timur
- Profesi: imam (sebelum wahyu), gembala, pembuat minuman soma/haoma
- Usia: 77 tahun (tradisional)
- Keluarga: suami Pouruchista, anak-anak
- Awal: pencemburu daeva (dewa-dewa kuno), sampai berusia 30
Wahyu Pertama
Pada usia ±30, Zoroaster menerima wahyu pertama di tepi sungai Daitya, dari Vohu Manah (“Pikiran Baik”) — salah satu Amesha Spenta (abadi kudus):
“Ia mendatangiku, penuh kasih sayang, ketika aku baru pertama kali berseru kepada-Nya dengan lembut, dengan kebaikan, di tepi sungai Daitya yang deras, sebelum aku datang kepadanya dengan ajaran yang benar.” — Yasna 43.7
Kitab Suci
- Avesta — kitab suci Zoroastrianisme
- Gathas — 17 nyanyian dalam bahasa Persia Kuno, dikaitkan langsung dengan Zoroaster
- Yasna, Visperad, Vendidad, Yasht, Khorda Avesta — tambahan kemudian
Ajaran Inti
Dualisme Kosmik
- Ahura Mazda (Tuhan Bijaksana) — pencipta, sumber kebaikan
- Angra Mainyu (Ahriman) — perusak, sumber kejahatan
- Pilihan manusia ikut salah satu
Tri-Etika (Humata, Hukhta, Hvarshta)
- Humata (pikiran baik) — pikiran positif, benar
- Hukhta (ucapan baik) — kata jujur, lembut
- Hvarshta (perbuatan baik) — tindakan bermanfaat
- Lawan: Duzhata, Duzhokhta, Duzhvarshta
Eskatologi
- Saoshyant — juru selamat di akhir zaman
- Kebangkitan orang mati (Frashokereti) — semua dibangkitkan
- Hari penghakiman — Jembatan Chinvat,neraca, surga/neraka
- Renovasi kosmik — alam baru tanpa kejahatan
7 Amesha Spenta (Abadi Kudus)
- Vohu Manah (Pikiran Baik)
- Asha Vahishta (Kebenaran)
- Khshathra Vairya (Kedaulatan)
- Spenta Armaiti (Ketaatan)
- Haurvatat (Keselamatan)
- Ameretat (Keabadian)
- Ahura Mazda (Tuhan Bijaksana)
Pengaruh Historis
Langsung
- Cyrus Agung (550-530 SM) — mungkin Zoroastrian, toleran
- Darius I (522-486 SM) — jelas Zoroastrian, inscription “Ahura Mazda…”
- Xerxes I — sama
- Sassanian (224-651 M) — agama negara
Tidak Langsung
- Yudaisme — konsep Iblis, Mesias, kebangkitan, kiamat
- Kekristenan — konsep setan, malaikat, dualisme, eskatologi, “Three Magi” dari Timur
- Islam — konsep tagut, syaitan, hari kiamat, Mihrab
- Manikeisme (Mani, 216-274 M) — sinkretis Zoroastrian-Kristen
- Mazdakisme — varian egalitarian
Komunitas Modern
- Parsi (India) — 70.000+ jiwa, terutama di Mumbai
- Iran — 25.000-60.000 jiwa (kebanyakan tersembunyi, terutama setelah Revolusi 1979)
- Diaspora — AS, Kanada, Inggris, Australia
- Tempat ibadah: Atashkadeh (rumah api), api dianggap suci
Lihat Juga
- Avesta — kitab
- Zoroastrianisme (lihat main article)
- Abad Axial — revolusi
- Monoteisme — trend
- Sejarah Tuhan dan Agama — konteks
Referensi
- Boyce, Mary. 1979. Zoroastrians: Their Religious Beliefs and Practices. Routledge.
- Boyce, Mary. 1992. Zoroastrianism: Its Antiquity and Constant Vigour. Mazda.
- Boyce, Mary, and F. Grenet. 1991. A History of Zoroastrianism. Brill.
- Darmesteter, James. 1880. The Zend-Avesta. Oxford.
- Insler, Stanley. 1975. The Gathas of Zarathustra. Brill.