Prose Edda
Prose Edda (juga disebut Younger Edda atau Edda prosa) adalah sumber tertulis paling penting untuk mitologi Norse, ditulis dalam bahasa Old Norse oleh Snorri Sturluson sekitar tahun 1220. Karya ini merupakan pegangan ensiklopedis untuk penyair istana — mengajarkan mitos, kosmologi, dan teknik puisi skaldic — pada saat Norwegia dan Islandia sedang mengadopsi bahasa Latin dan kehilangan memori lisan tentang warisan pagan mereka.
Konteks
Pada awal abad ke-13, Kristen sudah menjadi agama dominan di Skandinavia selama hampir tiga abad. Generasi baru bangsawan Skandinavia, terutama di Norwegia, kehilangan kontak dengan mitologi pagan nenek moyang mereka, namun masih menikmati puisi-puisi skaldic yang penuh dengan referensi ke dewa-dewa, troll, dan tempat mistis.
Snorri menulis Prose Edda untuk menjembatani jurang itu — memberikan konteks mitologis untuk memahami kénningar (metafora) puisi skaldic yang tidak lagi dipahami begitu saja.
Bagian-Bagian
1. Prolog (euhemeristik)
Snorri memulai dengan prolog kontroversial yang mencoba menyelaraskan mitologi Norse dengan tradisi Kristen dan klasik — menyajikan dewa-dewa Norse sebagai raja-raja Trojan yang datang dari Asia. Pendekatan ini disebut euhemerisme — interpretasi mitologi sebagai sejarah yang ter-elevate.
2. Gylfaginning
“The Bewilderment of Gylfi” — bagian paling mitologis, di mana Raja Swedia Gylfi mengunjungi Asgard dengan menyamar sebagai kakek tua dan mengajukan tiga pertanyaan kepada tiga dewa (Har, Jafnhar, dan Þriði, yang merupakan Odin dalam samaran). Jawaban mereka mencakup:
- Penciptaan dunia dari Ginnungagap (kekosongan)
- Ymir, raksasa purba yang tubuhnya menjadi bahan dunia
- Asgard dan sembilan dunia di Yggdrasil (pohon dunia)
- Odin, Thor, Loki dan para dewa Æsir
- Ragnarǫk — kiamat para dewa
3. Skáldskaparmál
“The Language of Poetry” — manual kénningar (metafora puitis) yang merangkum ratusan cara untuk merujuk pada Odin, Thor, dan konsep-konsep lain. Ini adalah sumber utama untuk kosa kata puisi skaldic.
4. Háttatal
“The Enumeration of Meters” — 102 stanza puisi yang ditulis oleh Snorri sendiri, mendemonstrasikan bentuk-bentuk metrum yang digunakan dalam puisi skaldic.
Naskah
Prose Edda sampai kepada kita terutama melalui dua naskah:
- Codex Regius (GKS 2367 4to) — ditulis 1325, dianggap paling otoritatif
- Codex Wormianus (AM 242 fol) — naskah tertua, sekitar 1350, dengan komentar Snorri
Pengaruh
- Menjadi dasar untuk hampir semua studi mitologi Norse modern
- Sumber primer untuk Wagner’s Ring Cycle (meskipun Wagner lebih banyak menggunakan Völsunga saga)
- Diacu dalam Heimskringla (Ynglinga saga)
- Inspirasi untuk J.R.R. Tolkien (Silmarillion)
Lihat juga
- Snorri Sturluson — pengarang
- Heimskringla — karya Snorri lainnya
- Norse Mythology — konteks
- Saga — genre
Referensi
- Snorri Sturluson (1931). The Prose Edda. Trans. Arthur Gilchrist Brodeur. New York: American-Scandinavian Foundation.
- Snorri Sturluson (2005). The Prose Edda. Trans. Jesse L. Byock. Penguin Classics.
- Wikipedia: Prose Edda (CC BY-SA 4.0).