Institut Teknologi Bandung

Institut Teknologi Bandung (ITB) — perguruan tinggi teknik terbaik di Indonesia, didirikan 1920. Ranking QS 256 dunia 2025 (#3 Indonesia), THE 1201-1500. Fokus pada STEM dan inovasi.

ITB adalah pioneer pendidikan tinggi teknik di Indonesia, didirikan 1920 sebagai Technische Hoogeschool te Bandoeng. Fokus pada sains, teknologi, dan inovasi.

Print

Institut Teknologi Bandung (ITB)

Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah perguruan tinggi teknik dan sains terbaik di Indonesia, didirikan pada 1920 di Bandung, Jawa Barat sebagai Technische Hoogeschool te Bandoengpendidikan tinggi teknik pertama di Indonesia. ITB secara konsisten berada di peringkat #3 Indonesia dengan QS World University Rankings 256 dunia 2025. Dengan 12 fakultas/sekolah yang fokus pada STEM dan inovasi, ITB menjadi pusat sains dan teknologi Indonesia dan pemimpin riset teknik nasional.


Sejarah

Pendirian (1920)

  • 1920 — Pemerintah kolonial Belanda mendirikan Technische Hoogeschool te Bandoeng (TH te Bandoeng) — sekolah tinggi teknik pertama di Hindia Belanda
  • 1920 — Dibuka dengan 1 fakultas (teknik)
  • 1920-an-1940 — Menjadi pusat modernisasi Hindia Belanda

Era Jepang (1942-1945)

  • 1942-1945 — Selama pendudukan Jepang, TH berganti nama menjadi Bandung Kogyo Daigaku (Universitas Teknik Bandung)
  • 1945 — Kemerdekaan Indonesia, diambil alih oleh Indonesia

Era Kemerdekaan (1945-)

  • 1945 — Berganti nama menjadi Universitas Teknik Bandung
  • 1946Gedung Sate dan kampusnya berpindah tangan (terjadi pertempuran melawan Belanda)
  • 1947ITB sementara ditutup
  • 1949 — ITB dibuka kembali
  • 1950 — ITB menjadi PTN di bawah Republik Indonesia
  • 1959 — ITB fokus pada teknik dan sains dengan nama Institut Teknologi Bandung
  • 2000 — Status PTN-BH (pionir)

Modern

  • 2010-2020 — Ekspansi riset internasional
  • 2025 — Top 256 QS, 1201-1500 THE
  • 2025 — Mitra LPDP untuk Equity 2025 WCU

Struktur Akademik

12 Fakultas/Sekolah

Fakultas Teknik (6):

  1. FTSL (Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan)
  2. FTI (Fakultas Teknologi Industri)
  3. FTMD (Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara)
  4. FTTM (Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan)
  5. FTTK (Fakultas Teknik Teknologi Kebumian)
  6. FTIP (Fakultas Teknologi Industri Pertanian)

Fakultas Non-Teknik: 7. SAPPK (Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan) 8. FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) 9. FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) 10. FITB (Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian)

Sekolah: 11. STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika) 12. SBM (Sekolah Bisnis dan Manajemen) 13. SF (Sekolah Farmasi) 14. SITH (Sekolah Ilmu Hayati dan Teknologi)

Pascasarjana

  • Program S2 di hampir setiap fakultas
  • Program S3 di bidang teknik, sains, manajemen, desain
  • Cendekia Muslim — program spesialisasi (S2 profesional)

Riset dan Kinerja

Publikasi Scopus

  • ±8.000 publikasi (2020-2024) — top 5 Indonesia
  • Publikasi Q1 tinggi di bidang teknik dan sains
  • H-index top dosen: 50-59

Topik Riset Unggulan

  • Material Maju (advanced materials)
  • Energi Terbarukan (tenaga surya, panas bumi)
  • Bioteknologi (pertanian, farmasi)
  • Aerospace (teknik dirgantara)
  • Big Data dan AI (Schoenstatt, riset AI)
  • Smart City dan IoT
  • Infrastruktur Berkelanjutan

Pusat Riset Nasional

  • BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) — mitra
  • LPDP — pendanaan riset
  • PTN-BH lain — kolaborasi RKI
  • Industri: PLN, Pertamina, Telkom, dll.

Ranking dan Reputasi

QS World University Rankings 2025

  • 256 dunia (#3 Indonesia)
  • Total skor: 39,9

THE World University Rankings 2025

  • 1201-1500 dunia (#2 Indonesia)
  • Skor: 25,2-30,6

QS by Subject 2024

  • Teknik: top 150 dunia
  • Sains Material: top 100
  • Mining Engineering: top 50
  • Computer Science: top 200
  • Kimia: top 200
  • Fisika: top 200

Reputasi

  • Kampus teknik paling bergengsi di Indonesia
  • Etos “In Harmonia Progressio” — harmoni dalam kemajuan
  • Banyak pendiri startup IT Indonesia
  • Etos “Tridharma” yang kuat

Seleksi Masuk (2025)

Jalur dan Daya Tampung

  • SNBP: 30% (prodi Teknik ketat)
  • SNBT/UTBK: 35%
  • Jalur Mandiri ITB: 35% (sangat kompetitif)

Skor UTBK ITB

  • STEI (Teknik Elektro): 800+ (terketat)
  • FTTM (Perminyakan): 800+
  • FTMD (Mesin): 780+
  • FMIPA: 770+
  • SBM: 750+

Statistik Pendaftar

  • ±150.000 pendaftar untuk ±6.000 kursi (rasio 1:25)

UKT 2025

  • Golongan I: ±Rp500.000
  • Golongan VIII: ±Rp12.000.000
  • Teknik Perminyakan/Elektro: bisa lebih tinggi

Lokasi dan Kampus

Kampus Utama: Ganesha

  • Luas: ±80 hektar
  • Terletak: di pusat Kota Bandung
  • Lokasi: dekat Gedung Sate, factory outlet

Kampus Jatinangor

  • Luas: ±700 hektar
  • Fasilitas: danau, fakultas tambahan, asrama

Kampus Cirebon

  • Kampus baru untuk prodi tertentu

Tokoh Terkenal Alumni ITB

  • BJ Habibie (B.J. Habibie — Presiden RI ke-3)
  • Aburizal Bakrie (Pengusaha)
  • Chairul Tanjung (Pengusaha CT Corp)
  • Rudiantara (Mantan Menkominfo)
  • + banyak tokoh industri dan teknologi

Kehidupan Kampus

±25.000 Mahasiswa

  • S1: ±18.000
  • S2: ±5.000
  • S3: ±2.000

Asrama

  • Asrama ITB (Ganesa, Sabuga, Jatinangor)

Fasilitas

  • Perpustakaan Pusat
  • Lab Riset kelas dunia (ITB Lab)
  • Kampus Hijau (Gunung Batu)

UKM

  • Unit Robotika (ITB)
  • Programming, Robotic, Aerospace
  • Unit Seni (musik, tari)
  • Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA)

Lihat juga


Referensi

  • ITBitb.ac.id
  • Dirjen Dikti Ristek — 23 PTN-BH
  • QS World University Rankings 2025 — ITB = 256
  • THE World University Rankings 2025 — ITB = 1201-1500
  • LPDP — Equity 2025 WCU
  • Permendiktisaintek 39/2025 — Penjaminan Mutu

Type at least 2 characters to search.

Press to navigate, to open, esc to close.