Viking Age

Periode sejarah Eropa dari ±793 hingga 1066 M, ketika bangsa Norse (Denmark, Norwegia, Swedia) melakukan ekspansi, perdagangan, dan penjarahan ke seluruh Eropa, Atlantik Utara, dan bahkan Amerika Utara.

Periode ekspansi Skandinavia yang membentuk Eropa Utara, mencapai Konstantinopel, Islandia, Greenland, dan Vinland (Amerika).

Print

Viking Age

Viking Age (Norse Kuno: Víkingatíð) adalah periode sejarah Eropa dari sekitar 793 hingga 1066 M, ketika bangsa Norse (Skandinavia) melakukan ekspansi yang mengubah peta politik, ekonomi, dan budaya Eropa, dan bahkan mencapai Amerika Utara hampir 500 tahun sebelum Columbus.

Periode ini secara konvensional dimulai dengan serangan di biara Lindisfarne (8 Juni 793) di Inggris utara, dan berakhir dengan Pertempuran Stamford Bridge (1066) — di mana Raja Harald Hardruler dari Norwegia dikalahkan oleh Harold Godwinson dari Inggris, hanya tiga minggu sebelum Harold sendiri dikalahkan di Hastings oleh William sang Penakluk.

Ciri-ciri Utama

  1. Ekspansi maritim — kapal longship (drakkar) memungkinkan perjalanan cepat melintasi samudra
  2. Penjarahan — biara, kota, dan desa di seluruh Eropa menjadi target
  3. Perdagangan — jaringan perdagangan dari Baghdad hingga Newfoundland
  4. Kolonisasi — Islandia (874), Greenland (985), Vinland (1000-an)
  5. Kristenisasi — berakhirnya paganisme Norse, menjadi Kristen pada abad ke-11–12
  6. Pembentukan negara — Denmark, Norwegia, dan Swedia muncul sebagai kerajaan

Skala Pencapaian

Ekspansi Barat (Atlantik)

  • 793: Serangan Lindisfarne (serangan Viking pertama yang tercatat)
  • 844: Serangan ke Seville dan Lisboa
  • 845: Serangan ke Paris
  • 860: Penjarahan Konstantinopel oleh Rurik dan Askold (Norse di Rus)
  • 874: Pemukiman Islandia dimulai (Ingólfr Arnarson)
  • 981: Erik the Red melihat Greenland
  • 985: Koloni Greenland didirikan
  • 1000-an: Leif Erikson sampai ke Vinland (Amerika Utara) — dikonfirmasi arkeologis di L’Anse aux Meadows
  • 1010: Ekspedisi Thorfinn Karlsefni ke Vinland
  • 1066: Penaklukan Inggris oleh William, dimungkinkan oleh hilangnya fyrd (militia) di Stamford Bridge

Ekspansi Timur (Rusia & Bizantium)

  • 862: Pendirian Rus’ Kiev oleh Rurik (menurut kronik Rusia)
  • 882: Oleg dari Novgorod merebut Kiev
  • 907: Oleg menyerang Konstantinopel
  • 941, 1043: Serangan besar ke Konstantinopel
  • Varangian Guard — pengawal kekaisar Bizantium dari Norse, berdiri sampai 1400-an
  • 988: Vladimir dari Kiev dibaptis — Rus’ menjadi Kristen Ortodoks

Ekspansi Selatan (Mediterania)

  • 844: Serangan ke al-Andalus
  • 859–861: Serangan ke Italia, serangan ke Pisa
  • 1000-an: Viking Norwegia (seperti Olaf Tryggvason, Harald Hardruler) berdagang di seluruh Mediterania

Dampak Historis

  • Berdirinya negara-negara baru: Rus’ Kiev, Normandia (Prancis), Kerajaan Sisilia
  • Penyatuan Inggris: Alfred the Great menyatukan Wessex, Mercia, dan East Anglia melawan Viking
  • Normandia: Rollo (Norse) menjadi adipati Normandia pada 911 — keturunannya menaklukkan Inggris pada 1066
  • Pembentukan Denmark, Norwegia, Swedia sebagai kerajaan Kristen
  • Pengenalan istilah dan teknologi baru ke bahasa Inggris: anger, berserk, drift, fog, husband, law, leg, loan, scarf, slaughter, sky, steak, window, dan banyak lagi

Sumber Belajar

Referensi

  • Wikipedia: Viking Age (CC BY-SA 4.0).
  • Sawyer, P. H. (2001). The Oxford Illustrated History of the Vikings. Oxford University Press.
  • Fitzhugh, William W. & Ward, Elisabeth I., eds. (2000). Vikings: The North Atlantic Saga. Smithsonian Institution Press.

Type at least 2 characters to search.

Press to navigate, to open, esc to close.