Tripitaka
Kitab suci Buddhis, 'Tiga Keranjang': Sutta (khotbah), Vinaya (disiplin), Abhidhamma (analisis). Bahasa Pali, tradisi Theravada.
From: LLM Wiki URL: llm-wiki.pages.dev/sources/tripitaka Created: June 21, 2025 Read time: 4 min
Tripitaka (Pali: Tipiṭaka, “Tiga Keranjang”; Sanskerta: Tripiṭaka) adalah kitab suci Buddhis tradisional, yang paling lengkap dalam bahasa Pali (tradisi Theravada). Disusun dalam beberapa konsili setelah wafat Siddhartha Gautama. Juga dikenal sebagai “Pali Kanon” untuk versi Theravada.
Tiga “Keranjang” (Pitaka)
1. Sutta Pitaka (Keranjang Khotbah)
- Khotbah Buddha dan murid utama
- 5 bagian (Nikaya):
- Digha Nikaya (KN Panjang) — 34 sutta
- Majjhima Nikaya (KN Sedang) — 152 sutta
- Samyutta Nikaya (KN Berkelompok) — ~7.762 sutta
- Anguttara Nikaya (KN Berurutan) — ~9.557 sutta
- Khuddaka Nikaya (KN Kecil) — 15 kitab kecil
Kitab Khuddaka
- Khuddakapatha — Khotbah pendek
- Dhammapada — Pepatah (lihat artikel khusus)
- Udana — Kata-kata inspiratif
- Itivuttaka — Khotbah singkat
- Sutta Nipata — Bagian-bagian Suttas
- Vimanavatthu — Cerita dewa
- Petavatthu — Cerita hantu
- Theragatha — Syair bhikkhu
- Therigatha — Syair bhikkhuni
- Jataka — Cerita kehidupan lampau Buddha
- Niddesa — Komentar
- Patisambhida — Analisis
- Apadana — Kisah para sesepuh
- Buddhavamsa — Silsilah Buddha
- Cariyapitaka — Kisah perilaku sempurna
2. Vinaya Pitaka (Keranjang Disiplin)
- Aturan monastik — untuk bhikkhu (biarawan) dan bhikkhuni (biarawati)
- 5 buku untuk bhikkhu:
- Parajika (4 paragr.) — pengusiran
- Pacittiya (92 paragr.) — pertobatan
- Mahavagga — aturan harian
- Cullavagga — aturan administrasi
- Parivara — ringkasan
- 8 buku untuk bhikkhuni — lebih ketat
Aturan Penting
- 227 aturan untuk bhikkhu
- 311 aturan untuk bhikkhuni
- Prinsip: jangan membunuh, jangan mencuri, jangan berbohong, jangan minum yang memabukkan, jangan berhubungan seks
3. Abhidhamma Pitaka (Keranjang Analisis)
- Analisis filosofis — dharma, kesadaran, realitas
- 7 buku:
- Dhammasangani — klasifikasi dharma
- Vibhanga — analisis
- Dhatukatha — unsur
- Puggalapannatti — tipe orang
- Kathavatthu — kontroversi
- Yamaka — pasangan
- Patthana — sebab-akibat
Bahasa dan Transmisi
Bahasa Pali
- Bahasa Tengah Indo-Arya, sangat dekat dengan Magadhi (bahasa Buddha)
- Bukan bahasa Buddha sendiri, tapi bahasa sastra
- Transmisi lisan ±100 SM – 50 M
- Ditulis ±29 SM (Sri Lanka, menurut tradisi)
Konsili Penulisan
- Konsili Pertama (±483 SM) — Rajagaha, 500 arahat
- Konsili Kedua (±383 SM) — Vaishali, 700 arahat
- Konsili Ketiga (±250 SM) — Pataliputra, di bawah Ashoka
- Konsili Keempat (±29 SM) — Tambapanni (Sri Lanka), ditulis dalam Pali
Varian Tripitaka
1. Pali Kanon (Theravada)
- Paling lengkap — dalam bahasa Pali
- Disimpan di Sri Lanka, Thailand, Myanmar, Kamboja, Laos
- Tipitaka = Pali Tipitaka
2. Chinese Tripitaka (Mahayana)
- ±62.000+ halaman dalam 100+ jilid
- Diterjemahkan ke Tionghoa antara 65-960 M
- Paling besar — Taisho Tripitaka
- Isi: Mahayana Sutra (Lotus, Heart, dll.)
3. Tibetan Tripitaka (Vajrayana)
- Kangyur (terjemahan) — 100+ jilid
- Tengyur (komentar) — 200+ jilid
- Diterjemahkan ke Tibetan 8-13 M
- Dasar untuk sekte Kagyu, Nyingma, Sakya, Gelug
4. Sanskrit Tripitaka
- Hilang — kebanyakan
- Tersisa: fragmen, Nepal
- Bahasa aslinya tidak terlestarikan
Tema Utama
1. Empat Kebenaran Mulia
2. Jalan Mulia Delapan
3. Tiga Tanda
- Anicca — tidak kekal
- Dukkha — tidak memuaskan
- Anatta — tanpa diri
4. Karma & Rebirth
- Karma — sebab-akibat moral
- Rebirth — kelahiran kembali (bukan transmigrasi jiwa)
5. Nirwana
- lihat — kepunasan api nafsu
- Tujuan akhir — bukan surga, bukan tempat
6. Bodhisattva (Mahayana)
- Menunda Nirwana demi menyelamatkan semua makhluk
- Berbeda dengan Theravada yang fokus ke Nirwana sendiri
Pengaruh
Buddhisme Theravada
- 5 negara — Sri Lanka, Thailand, Myanmar, Kamboja, Laos
- Pali Kanon dipelajari hafal
- “Tipiṭaka” = sinonim untuk Buddhisme asli
Buddhisme Mahayana
- Tiongkok, Jepang, Korea, Vietnam
- Sutra Mahayana — tambahan
- Lotus Sutra, Heart Sutra, Diamond Sutra — sangat populer
- Chan/Zen (Tiongkok/Jepang) — menggunakan beberapa sutra
Buddhisme Vajrayana
- Tibet, Mongolia, Bhutan
- Tantra — mantra, ritual
- Dalai Lama — pemimpin spiritual
Barat
- “Buddhisme ilmiah” (Daniel Goleman, Richard Davidson) — Neurosains + Sutta
- Mindfulness (Jon Kabat-Zinn) — Satipatthana Sutta
- SGI (Nichiren) — popular di Barat
Lihat Juga
Referensi
- The Connected Discourses of the Buddha (terj. Bhikkhu Bodhi, 2000).
- The Numerical Discourses of the Buddha (terj. Bhikkhu Bodhi, 2012).
- Harvey, Peter. 1995. The Selfless Mind. Curzon.
- Norman, K.R. 1983. Pali Literature. Otto Harrassowitz.
- Skilling, Peter, et al. 2009. Buddhist Manuscripts in the Schøyen Collection. Hermes.