Sturlung Age (Abad Sturlung)

Periode sejarah Islandia 1180–1262, ditandai dengan perang saudara antar kepala suku, aneksasi oleh Norwegia, dan runtuhnya Commonwealth Islandia. Juga dikenal sebagai zaman ketika karya sastra Islandia mencapai puncaknya.

Sturlung Age (Abad Sturlung)

Sturlung Age atau Sturlungaöld (Norse Kuno: “zaman Sturlung”) adalah periode 1180–1262 M dalam sejarah Islandia — ditandai dengan perang saudara kronis antar klan bangsawan, intervensi Norwegia, dan akhirnya aneksasi Commonwealth Islandia oleh mahkota Norwegia.

Periode ini adalah kontras yang mengerikan dan indah — secara politik periode paling berdarah dalam sejarah Islandia, tetapi secara sastra juga paling kreatif: Heimskringla, Prose Edda, Njáls saga, dan karya-karya agung lainnya semuanya muncul dari periode ini.

Latar Belakang

Commonwealth Islandia (930–1262) adalah republik feodal yang unik — tidak ada raja, hanya Althing (parlemen) yang beranggotakan 36 kepala suku, goðar, yang memimpin chieftaincy. Pada abad ke-12, sistem ini mulai runtuh:

  1. Sentralisasi chieftaincy — beberapa kepala suku yang ambisius mengakumulasi goðorð (hak kepemimpinan) melebihi satu, dengan membeli atau memaksa
  2. Perang feodal — konflik antara klan-klan bangsawan menjadi kekerasan
  3. Tekanan Norwegia — raja-raja Norwegia berusaha menjadikan Islandia sebagai vasal

Klan Utama

Kronologi Penting

1180

Awal formal Abad Sturlung — menurut Sturlunga saga.

1208

Battle of Örlygsstaðir — salah satu pertempuran paling berdarah, di mana Sturla Sighvatsson (sepupu Snorri) dan pasukannya dikalahkan oleh Gissur Þorvaldsson. Banyak orang tewas.

1218

Snorri Sturluson melakukan perjalanan ke Norwegia — janji setia dengan Raja Hákon Hákonarson.

1220

Snorri menulis Prose Edda — manual mitologi untuk penyair.

1230

Snorri menyusun Heimskringla — kronik 16 saga raja-raja Norwegia.

1232

Snorri kehilangan tahta lawspeaker; melanjutkan menulis sambil berada di Reykholt.

1241

Snorri dibunuh oleh Gissur Þorvaldsson — menantunya sendiri, menjadi agen Raja Hákon IV dari Norwegia.

1248

Klan Gissur Þorvaldsson menerima Islandia utara sebagai fief Norwegia — formalisasi pertama aneksasi.

1262–1264

Gamli sáttmáli (Perjanjian Lama) — Islandia menjadi negara vasal di bawah Norwegia. Commonwealth berakhir.

Sastra Abad Sturlung

Ironi yang mencolok: pada saat Islandia paling hancur secara politik, sastra Islandia mencapai puncak tertingginya.

Karya yang muncul dari periode ini:

Pengaruh Historis

Sturlung Age menandai akhir era untuk Islandia sebagai republik independen. Setelah 1262:

Lihat juga

Referensi