Sinkretisme

Pencampuran elemen dari berbagai agama menjadi sistem baru—Candomblé, Vodou, Santería, dll. Bentuk umum perjumpaan agama.

Sinkretisme (Yunani: syn = bersama, kretismos = campuran) adalah pencampuran elemen dari berbagai agama menjadi sistem baru atau ke dalam agama yang sudah ada. Istilah diperkenalkan oleh Plutarch (c. 100 M) yang menggambarkan bagaimana Yunani dan Romawi “tidak berselisih soal dewa”.

Ciri Khas

Mekanisme

  1. Interpretasi dewa asing sebagai dewa sendiri
  2. Identifikasi paralel — Zeus = Jupiter = Amun
  3. Penerimaan ritual dari agama lain
  4. Sinkretisme kebijakan — raja mengadopsi agama lokal
  5. Komersialisasi — pasar religious memungkinkan percampuran

Contoh

Implikasi

Kritik

Modern

Lihat Juga

Referensi