Gergaji mesin bertenaga air dari Kekaisaran Romawi (abad ke-3 M), dianggap sebagai penggunaan mekanisme engkol-slider pertama.
Gergaji Hierapolis adalah gergaji mesin pertama di dunia, ditemukan di reruntuhan Hierapolis (sekarang Pamukkale, Turki) di Asia Minor. Mesin ini menggunakan kincir air untuk menggerakkan dua mekanisme engkol-slider (crank-slider) secara simultan, yang menggergaji batu dan kayu dalam waktu bersamaan.
Penemuan ini dianggap sebagai bukti paling awal dari mekanisme engkol-slider (crank-slider mechanism) — sebuah penemuan yang menjadi dasar bagi semua mesin bolak-balik modern, termasuk mesin uap dan mesin pembakaran dalam.
Gergaji Hierapolis bekerja sebagai berikut:
Gergaji Hierapolis adalah penggunaan paling awal yang tercatat dari mekanisme engkol-slider — penemuan yang oleh al-Jazari (1206) juga digunakan secara independen. Penemuan ini menjadi dasar bagi:
Gergaji Hierapolis menunjukkan bahwa orang Romawi sudah memiliki:
Gergaji mesin memungkinkan penggergajian kayu dan batu dalam jumlah besar, yang penting untuk:
Gergaji Hierapolis diketahui dari reruntuhan arkeologis yang masih bisa dilihat di Hierapolis:
Penemuan ini awalnya didokumentasikan oleh arkeolog Wolfgang Radt pada 1980-an.
Al-Jazari menggunakan engkol (crank) secara independen dalam jam Kastil dan automata-nya.
Mekanisme engkol-slider adalah salah satu dari dua mekanisme dasar dalam mesin uap (selain mekanisme katup). Mesin uap Newcomen (1712) menggunakan prinsip yang sangat mirip dengan Gergaji Hierapolis.
Gergaji Hierapolis adalah bukti bahwa revolusi industri sebenarnya sudah dimulai di Kekaisaran Romawi — tetapi tidak pernah selesai karena faktor ekonomi dan sosial. Jika Kekaisaran Romawi tidak jatuh, mungkin revolusi industri akan terjadi 1.500 tahun lebih awal dari yang sebenarnya.