Sejarah lengkap sekrup Archimedes, dari penemuannya di Yunani kuno hingga penggunaannya di seluruh dunia selama 2.200 tahun.
Sekrup Archimedes (Archimedes’ screw, juga dikenal sebagai Archimedean screw atau screw pump) adalah mesin angkat air yang menggunakan bilah heliks di dalam silinder untuk menaikkan air dari level rendah ke level tinggi. Ini adalah salah satu penemuan paling bertahan lama dalam sejarah teknik — masih digunakan di seluruh dunia setelah 2.200 tahun.
Archimedes dari Syracuse (sekitar 287–212 SM) dikreditkan dengan penemuan sekrup ini. Tradisi menyatakan bahwa ia menemukan prinsipnya saat mengunjungi Mesir, mungkin terinspirasi oleh roda air yang ia lihat beroperasi. Namun, riset arkeologis modern oleh Stephanie Dalley menunjukkan bahwa prinsip yang sama sudah digunakan di Asyur (Irak modern) pada abad ke-7 SM untuk irigasi Taman Gantung Babilonia — sekitar 400 tahun sebelum Archimedes.
Ini menimbulkan debat menarik: apakah Archimedes menemukan atau menemukan kembali prinsip yang sudah dikenal di Timur Tengah kuno? Catatan sejarah menunjukkan bahwa Archimedes mungkin saja mendokumentasikan dan mematenkan prinsip yang sudah ada.
Sekrup Archimedes terdiri dari:
Cara kerja:
Efisiensi: Bergantung pada sudut heliks dan kecepatan rotasi. Sudut 30–45° memberikan efisiensi terbaik.
Sekrup Archimedes masih digunakan di:
Sekrup Archimedes adalah salah satu penemuan paling abadi dalam sejarah. Setelah 2.200 tahun, prinsipnya masih digunakan. Ini menunjukkan kecerdikan rekayasa yang sangat tinggi dari peradaban kuno — solusi sederhana untuk masalah universal (mengangkat air) yang bertahan ribuan tahun.