ELIZA Effect
Kecenderungan manusia untuk menganggap program komputer lebih cerdas dari yang sebenarnya. Dicetuskan oleh Douglas Hofstadter untuk menghormati ELIZA Weizenbaum.
From: LLM Wiki URL: llm-wiki.pages.dev/concepts/eliza-effect Created: June 21, 2026 Updated: June 21, 2026 Read time: 1 min
ELIZA Effect
Definisi
ELIZA effect adalah kecenderungan manusia untuk meng-attribute ‘pemahaman’, ‘kesadaran’, atau ‘kecerdasan’ ke program komputer yang sebenarnya hanya melakukan pattern matching sederhana.
Asal Istilah
- Dicetuskan oleh Douglas Hofstadter (1996, Fluid Concepts and Creative Analogies)
- Dinamakan dari ELIZA Weizenbaum — orang percaya program mengerti mereka
Manifestasi
- ELIZA (1966) — orang minta privacy saat “berbicara” dengan program
- Siri (2011) — orang bertanya “apa kamu sayang saya?”
- ChatGPT (2022+) — orang curhat, minta nasihat, percaya dia mengerti
- Replika (2017) — orang jatuh cinta dengan AI
Dampak
- Over-trust — orang percaya AI lebih pintar dari yang sebenarnya
- Anthropomorphization — menganggap AI punya perasaan
- Marketing hype — vendor mengklaim AI ‘mengerti’ untuk menjual
- Kepercayaan berlebihan di aplikasi kritis (medis, finansial)
Mitigasi
- Transparency — jelaskan limit AI
- Calibrated trust — sesuai dengan capability
- Uncertainty — model bilang “tidak yakin”
- Regulation — iklan AI tidak boleh overclaim