Sejarah cam, komponen yang mengubah gerak rotasi menjadi gerak osilasi atau translasi, dan aplikasi kunonya.
Cam adalah komponen berputar atau berayun dengan permukaan tidak simetris yang mengubah gerak rotasi menjadi gerak osilasi atau translasi pada komponen lain yang bersentuhan dengannya. Camshaft adalah poros dengan satu atau lebih cam di sepanjang panjangnya.
Bukti paling awal cam muncul di abad ke-3 SM di dunia Hellenistik, digunakan dalam automata hidrolik untuk kuil dan teater.
Gergaji Hierapolis di Asia Kecil menggunakan cam dan crankshaft untuk mengubah gerak rotasi kincir air menjadi gerak reciprocating (bolak-balik) gergaji.
Jam Su Song menggunakan multi-cam untuk menggerakkan 158 patung penanda waktu — setiap cam memiliki profil yang berbeda untuk mengaktifkan patung pada waktu yang berbeda.
al-Jazari menggunakan cam dan camshaft secara ekstensif dalam automata yang dapat diprogram-nya — termasuk humanoid penabuh drum yang diprogram dengan paku dan cam untuk memainkan ritme yang berbeda.
Cam berbentuk cakram dengan profil tidak simetris. Cam paling sederhana dan paling umum.
Cam berbentuk silinder dengan alur di permukaannya. Digunakan untuk poros yang panjang (seperti camshaft).
Cam berbentuk hati yang menghasilkan motion periodic tanpa idle.
Cam yang menghasilkan motion dengan dwell period (berhenti sebentar).
Cam adalah salah satu komponen paling penting dalam sejarah otomatisasi. Dengan cam, mesin dapat melakukan tindakan yang kompleks secara otomatis — membuka katup, mengangkat tuas, menggerakkan figur, dan banyak lagi. Prinsip yang sama digunakan dalam semua mesin otomatis modern: dari mesin cuci hingga printer 3D.